Inspirasi
Sebagai orang yang beragama, kita harus percaya bahwa tak akan jatuh miskin dengan memberi (sedekah).
Dalam konteks ini bapak Hari Darmawan teringat pada film berjudul
‘’The Diary of Anne Frank’’ yang mengisahkan kehidupan gadis Belanda di zaman pendudukan Belanda oleh Jerman sewaktu perang dunia kedua.
Gadis yang berumur 14 tahun menulis dalam buku harian nya sebuah kalimat yang kemudian menjadi sangat terkenal yakni
‘’People will not become poor by giving’’.
Milestone
Pada tahun 2007
Taman Wisata Matahari
dibangun di atas lahan seluas 16,5 hektar dengan rencana untuk menjadi
sebuah taman rekreasi dan hiburan bagi mayarakat luas, terutama segmen
menengah ke bawah.
Pertimbangan membangun
Taman Wisata Matahari
(TWM) adalah karena bapak Hari Darmawan sudah merasa cukup berbisnis
ritel. Kini saatnya beliau membangun dan mengembangkan tempat wisata
yang harganya terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah berbagi
bahagia dan berbagi rezeki.
Konsep
Taman Wisata Matahari
mengusung konsep Recreation and Education Park sehingga bisa menjadi
tujuan rekreasi, edukasi bagi pelajar dan masyarakat umum dengan harga
terjangkau. Cukup merogoh kocek Rp 20.000 weekday dan 25.000 weekand
pengunjung sudah bisa masuk ke area Taman Wisata Matahari.
Kini luas Taman Wisata Matahari TWM sudah berkembang menjadi 40 hektar dengan wisata pegunungan, wisata air dan dilengkapi
fasilitas penginapan,
Hotel Matahari,
restoran, taman bermain anak-anak serta lebih dari 44 wahana permainan.
Walaupun Taman Wisata Matahari berusia muda, tapi namanya sudah sampai
ke telinga penduduk Singapura.
Pengembangan
Pada tahun
2010 ada kunjungan 100 siswa dari Victoria Junior College (Singapura)
yang datang ke Taman Wisata Matahari. Menurut Law Kum Seng, Trainer
& pendiri
Life Smith yang membawa rombongan tersebut,
mereka memilih Taman Wisata Matahari karena memiliki konsep rekreasi
alam yang bagus. Di Singapura sendiri tak ada wahana yang mengenalkan
anak-anak pada alam dan di Singapura tidak ada tempat seperti ini.
Kunci Sukses
Bapak
Hari Darmawan mengaku tidak pernah mengalami kesulitan berarti dalam
menekuni bisnis baru nya ini. Kuncinya kata beliau, rajin belajar dan
tidak malu bertanya, berusaha keras, bertekad bulat, berjuang dan
fleksible. Bapak Hari Darmawan banyak belajar sendiri setiap harinya.
Manfaat
Dalam
membangun Taman Wisata Matahari beliau memang sengaja tidak menggunakan
jasa konsultan, arsitek dan kontraktor besar termasuk saat membangun
Wahana Taman Wisata Matahari yang cukup tinggi tingkat kesulitannya secara teknis.
Sebaliknya bapak Hari Darmawan melibatkan penduduk dan masyarakat
daerah sekitarnya dengan alasan selain bisa menekan biaya, bapak Hari
Darmawan juga ingin membangun ekonomi daerah tersebut.
Benang Merah
Taman Wisata Matahari memang bukan sekedar sebuah tempat rekreasi biasa, di
dalamnya terkandung nilai-nilai luhur yang lahir dari seorang pengusaha
yang tidak hanya berorientasi pada bisnis semata.
Taman Wisata Matahari adalah wujud nyata pengabdian tulus seorang anak bangsa yang memiliki kepedulian sangat tin